Jin dalam botol

Sudah pernah dengar lagunya Christina Aguilera yang liriknya Prof kutip di atas tanpa ijin? Kalau kamu perhatikan baik-baik liriknya, pasti kamu sudah pernah ketemu cewek semacam itu. Malah menurut Prof, di Indonesia cewek full of crap semacam itu bertebaran di mana-mana. Apa kamu sudah pernah menjadi salah satu korbannya?

Sebagai cowok, interaksi kamu dengan cewek adalah serangkaian test (ujian) yang nggak ada habis-habisnya. Dari permulaan kamu kenal seorang cewek sampai tahap-tahap selanjutnya, cowok selalu diuji sama cewek. Mau tahu contoh-contohnya?

Ketika kamu baru mengenal seorang cewek, pasti dia akan mencari tahu tentang tebalnya kantong kamu, di mana sekolah kamu, siapa teman-teman kamu, apa kerjaan orang tua kamu, dan sebagainya. Kalau kamu hoki dan bisa ajak dia keluar nge-date, kamu pun akan ditest lagi. Misalnya, ke mana kamu ajak dia pergi, di mana kamu traktir dia makan, naik mobil apa (atau malah naik kendaraan umum?), berapa banyak uang yang kamu keluarkan, seberapa keren pakaian kamu, merk accessories kamu (dompet, jam tangan, ban pinggang, dan sepatu), dan lain-lain. Malah yang lebih gila lagi, jawaban kamu terhadap pertanyaan dan pernyataan dia pun dimasukkan ke dalam program EBTANAS-nya! Luar biasa yah! Salah jawab, dan rusaklah nasib kamu untuk lihat dia telanjang!

Sialnya, test-test semacam itu nggak akan berhenti walaupun akhirnya dia mau menjadi pacar kamu. Sebagai pacarnya, kamu akan diberi ujian yang lebih sinting lagi. Mau tahu seperti apa test-nya? Percaya atau nggak, kemampuan kamu untuk MEMBACA pikirannya juga akan diuji. Prof punya pendapat tersendiri mengenai cewek yang nggak mau bilang terus terang mengenai apa yang diinginkannya, tapi sebaiknya hal itu dibahas dalam artikel lain.

Ujian semacam apa yang paling menyebalkan menurut Prof? Jawabannya adalah ujian di mana cowok harus mempesona (impress) seorang cewek berkali-kali dulu sebelum dia mau melepas bra dan celana dalamnya. Kalau kamu ketemu cewek semacam ini, ada dua hal yang sebaiknya kamu lakukan sebagai cowok . Pertama, bertindaklah sedikit seperti cowok asshole supaya cewek itu mengerti bahwa kamu bukanlah cowok yang mau diulur-ulur dan ditahan-tahan olehcewek full of crap. Kedua, kalau setelah tiga kali kamu berusaha mempesona cewek itu, dia masih nggak ada minat melepas bra dan celana dalamnya, bergeraklah ke “mangsa” berikutnya. Jangan ambil pusing! Kalau dia tanya alasan kamu untuk mengubah haluan, beri tahukan alasan kamu secara jujur.

Coba kamu pikirkan bait berikut ini dari lirik lagu di halaman pertama: “If you wanna be with me / Baby, there’s a price to pay” (terjemahan: kalau kau ingin bersamaku / ada harga yang harus kau bayar). Prof bilang, “Wow!” Ini pacaran atau pelacuran? Jawabannya adalah pelacuran terselubung. Seperti pengangguran, pelacuran pun ada yang terselubung.

Sekarang perhatikan juga bait berikut ini.

If you wanna be with me
I can make your wish come true
You’ve gotta make a big impression
You’ve gotta like what you do

Bagi kamu yang nggak ngerti bahasa Inggris, terjemahannya adalah sebagai berikut.

Bila kau ingin bersamaku
Aku dapat membuat harapanmu jadi nyata
Kau harus membuat kesan yang besar
Kau harus suka apa yang kau lakukan

Mau tahu pikiran pertama yang muncul di benak Prof? Prof bilang, “Kau (cow) melulu! Memangnya SAPI yah?!?”

Kalau kamu cowok, coba sekarang kamu konsentrasi dan pikir baik-baik pertanyaan Prof berikut ini (jangan lihat foto bugil melulu yah!). Apa kamu MAUsama cewek yang seperti itu? Apa kamu mau diulur-ulur dan ditunda-tundauntuk melihat isi bra dan celana dalamnya, sementara kamu harus “bayar” di muka dengan uang, usaha, dan waktu kamu yang berharga? Sudah jelas pembayaran di muka kamu itu nggak memberikan jaminan mutlak bagi kamu untuk melihat cewek itu telanjang.

Mungkin kamu bukan hanya mau lihat cewek itu telanjang. Misalnya kamu juga mau dia jadi pacar kamu. Apa kamu mau menuruti permainan (game) atau test-test yang dibuat oleh cewek? Menurut Prof, kecuali cewek itu cakepnya selangit (drop-dead gorgeous), kamu rugi besar kalau kamu mau saja mengikuti tikungan-tikungan rumit yang sengaja dibuat oleh cewek! Yang perlu kamu kejar adalah kepuasan langsung (instant gratification) sebanyak-banyaknya, dan bukanlah kepuasan dari hal seperti kegemaran koleksi perangko yang nilainya baru naik dua abad setelah kamu mati.

Kalau cewek gemar mengulur-ngulur waktu dulu sebelum dipegang tangannya, dielus-elus kulitnya, dirangkul pundaknya, dipeluk tubuhnya, dicium bibirnya, dan ditelanjangi bulat-bulat; yang Prof sering pertanyakan adalah sebagai berikut. Mau tunggu berapa lama? 3 hari? 1 minggu? 1 bulan? 6 bulan? 1 tahun? 5 tahun? Kapan saatnya tiba, dan bagaimana dia bisa tahu kapan saat yang tepat? Apa ada hal-hal tertentu yang harus dilakukan oleh cowok terlebih dahulu? Seberapa banyak seorang cowok harus mempesona seorang cewek sebelum bisa memegang tangannya, menepuk pantatnya, meremas toketnya, atau menjilat klitorisnya? Kalau kamu bertemu cewek yang menjawab “banyak sekali,” sebaiknya kamu AMBIL LANGKAH SERIBU!

Mari Prof tunjukkan salah satu kelucuan dalam hal ini. Seperti yang Prof sudah bilang di essay lain, memang dalam satu bentuk atau lainnya, cowok selalu harus “membeli” hati seorang cewek supaya dia mau melepas bra dan celana dalamnya. Itu memang sudah lumrah dan nggak bisa dihindarkan lagi. Lucunya, cewek yang jelek, gemuk, tua, atau kombinasi dari tiga-tiganya juga merasa bahwa mereka memiliki hak yang sama dengan cewek cakep dan sexy untuk menuntut cowok supaya berusaha keras dalam usahanya untuk mempesona mereka. Prof bilang ini amit-amit sekali. Bagi cewek jelek semacam itu, kalau ada cowok yang mau melihat dia telanjang saja seharusnya dia sudah bersyukur kepada Allah dan konco-konconya. Karena itulah, menurut Prof, cewek jelek NGGAK PANTAS mengenakan cowok-cowok “karcis masuk” yang mahal, karena mereka nggak memiliki ciri-ciri sexy yang diinginkan oleh cowok. Malah Prof bilang seharusnya mereka memberikan FREE ACCESS bagi cowok yang bersedia untuk meminjamkan penisnya bagi mereka.

Sebaliknya, cewek yang mampu mencetak nilai 10 dalam skala kecantikan (antara 1—10) masih dapat dimaklumi kemauannya untuk menuntut cowok supaya mengeluarkan usaha dan modal yang besar untuk “membeli” kecantikannya. Memang pantas cewek semacam ini menuntut demikian. Ingat, sebuah Ferrari bukan mahal tanpa alasan. Nah, bagi cowok, trick-nya adalah berusaha mengendarai sebuah Ferrari dengan membayar harga sebuah Toyota Kijang. Mengerti?

Supaya kamu berhasil melewati ujian-ujian yang diberikan oleh cewek-cewek dengan sukses, caranya adalah bukan selalu dengan berusaha melulusi ujian-ujian itu. Caranya adalah dengan menolak ikut ujian atau menolak masuk kelas. Jangan masuki kelas yang ada ujiannya, tapi cari kelas lain di mana kamu nggak akan diuji. Bukannya Prof bilang kamu nggak bisa berhasil dengan melulusi ujian-ujian tersebut, tapi menurut pengalaman Prof, kamu akan memperkecil kemungkinan sukses kamu kalau kamu menuruti test-test dari cewek.

About n4kb4guz

Simple

Posted on Mei 25, 2011, in Artikel Nakal and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: